UM Buton

Sejarah

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang berada di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di bawah naungan Muhammadiyah. Kehadiran universitas ini dilatarbelakangi oleh komitmen Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya. Cikal bakal UM Buton bermula dari inisiatif Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buton untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas, terjangkau, serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan tinggi di Indonesia, lembaga ini terus berkembang melalui pembukaan berbagai program studi dan penguatan tata kelola akademik hingga akhirnya memenuhi persyaratan untuk bertransformasi menjadi sebuah universitas berdasarkan izin operasional yang diterbitkan oleh pemerintah melalui kementerian yang membidangi pendidikan tinggi. Sejak resmi menjadi universitas, UM Buton terus menunjukkan perkembangan yang signifikan melalui peningkatan jumlah fakultas dan program studi, penguatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta perluasan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan lembaga pendidikan lainnya. Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, UM Buton mengemban visi untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, serta memiliki karakter Islami yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. Dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, universitas ini secara konsisten mengembangkan pendidikan yang bermutu, melaksanakan penelitian yang inovatif, serta menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan masyarakat. Selain itu, UM Buton juga terus memperkuat sistem penjaminan mutu, meningkatkan akreditasi program studi, mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta mengembangkan layanan akademik berbasis digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika. Hingga saat ini, UM Buton telah menjadi salah satu perguruan tinggi yang memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya Kepulauan Buton, melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang memadukan keunggulan akademik, nilai-nilai keislaman, semangat kemuhammadiyahan, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai landasan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.