UM Buton
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Menghadiri Rapat Pembahasan Indikator Mutu Menuju Perguruan Tinggi Unggul

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Menghadiri Rapat Pembahasan Indikator Mutu Menuju Perguruan Tinggi Unggul

23 Jun 2026 Admin

Baubau (18/06/2026) – Lembaga Penjaminan Mutu menghadiri Rapat Pembahasan Indikator Mutu Perguruan Tinggi Unggul yang diselenggarakan oleh Pimpinan Universitas Muhammadiyah Buton dengan menghadirkan narasumber ahli, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. H. Achmad Noermandi, M.Si., di ruang rapat Fakultas Agama Islam Gedung B Lantai II Kampus UM Buton.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis Universitas Muhammadiyah Buton dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal dan mematangkan kesiapan institusi menuju predikat Perguruan Tinggi Unggul. Hadir dalam rapat tersebut jajaran Pimpinan Universitas, Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, serta tim Gugus Penjaminan Mutu dan Unit Jaminan Mutu di lingkup UM Buton .

Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Alzarliani, S.P., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan mutu merupakan tanggung jawab kolektif seluruh sivitas akademika.

"Penjaminan mutu bukan hanya tugas Lembaga Penjaminan Mutu, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh unsur pimpinan dan unit kerja. Kami bertekad mewujudkan budaya mutu yang terintegrasi dalam setiap aktivitas tridharma perguruan tinggi," ujarnya .

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Achmad Noermandi menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap indikator mutu perguruan tinggi unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian kuantitatif, tetapi juga harus memperhatikan dimensi kemanusiaan dan keberlanjutan institusi.

Menurutnya, akreditasi unggul bukan sekadar target administratif, melainkan refleksi dari sistem mutu yang berjalan efektif dan konsisten di seluruh lini.

"Budaya mutu harus hidup dalam setiap aktivitas akademik. Jika sistem berjalan baik dan bukti pendukung lengkap, maka akreditasi unggul adalah hasil dari proses yang terstruktur dan terukur," jelas Rektor UMY yang juga dikenal sebagai pakar kebijakan publik ini .

Beliau menambahkan bahwa penguatan indikator seperti International Research Network, Employment Outcomes, dan Employer Reputation menjadi kunci peningkatan reputasi di kancah nasional maupun global, sebagaimana pengalaman UMY yang berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam pemeringkatan dunia .

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi dan strategi pencapaian indikator mutu di seluruh unit kerja .

"Kami berharap arahan dari Prof. Dr. Achmad Noermandi dapat menjadi pijakan bagi Universitas Muhammadiyah Buton dalam menyusun roadmap menuju akreditasi unggul dan memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional," pungkasnya.