Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Kawal Transformasi Digital dan Mutu Perguruan Tinggi : Hadiri Workshop AI, Launching Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Rayakan Akreditasi Unggul Program Studi Ilmu Komunikasi
Baubau (11/08/2026), – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi. Hal ini terwujud melalui kehadiran LPM dalam rangkaian agenda penting yang digelar kampus baru-baru ini, yang meliputi Workshop Penyusunan Proposal Penelitian Berbasis Artificial Intelligence (AI), sekaligus peresmian Program Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, serta perayaan capaian gemilang Akreditasi Unggul untuk Program Studi Ilmu Komunikasi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum bagi Universitas Muhammadiyah Buton untuk mengintegrasikan kemajuan teknologi, pengembangan keilmuan, dan pengakuan mutu institusi. Workshop penyusunan proposal penelitian berbasis AI menjadi sorotan utama, mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Buton dalam beradaptasi dengan era digitalisasi riset. Hal ini sejalan dengan anjuran nasional untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Buton, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendampingan dalam bidang riset dan akreditasi merupakan bagian dari misi lembaga untuk mendorong sinergisitas dan capaian mutu institusional . Kehadiran Lembaga Penjaminan Mutu dalam berbagai tahapan akreditasi, termasuk pendampingan penyusunan dokumen dan pelatihan auditor, telah menjadi kunci dalam mempersiapkan program studi meraih pengakuan tertinggi.
Puncak dari rangkaian acara tersebut adalah penyerahan sertifikat Akreditasi Unggul kepada Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Prodi ini berhasil meraih status unggul dengan masa berlaku lima tahun dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAM SPAK), yang merupakan capaian tertinggi dalam sistem akreditasi tersebut.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, bapak Harry Fajar Maulana, S.Sos., M.I.Kom, menyatakan bahwa raihan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh sivitas akademika dan dukungan penuh universitas. "Kami meraih angka yang paling gemuk, yaitu unggul lima tahun. Ini menjadi jaminan bagi mahasiswa kami untuk siap bersaing di dunia kerja," ujarnya . Saat ini, Program Studi Ilmu Komunikasi didukung oleh lima laboratorium penunjang, yaitu laboratorium podcast, riset, media, hubungan masyarakat, dan fotografi.
Di sisi lain, peresmian Program Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Indonesia menandai perluasan akses pendidikan tinggi dan pengembangan keilmuan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Buton. Hal ini sejalan dengan upaya universitas dalam mencetak lulusan yang profesional dan berdaya saing global, sebagaimana didorong oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas dosen dan program studi adalah misi utama untuk mewujudkan Universitas Muhammadiyah Buton sebagai institusi yang unggul dan profesional.
Dengan terselenggaranya ketiga agenda besar ini, Universitas Muhammadiyah Buton semakin kokoh sebagai pusat pendidikan yang adaptif terhadap teknologi, berkomitmen pada pengembangan keilmuan, dan konsisten dalam menjunjung tinggi budaya mutu.