Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Kawal Asesmen Lapangan Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP, Hadirkan Prof. Budi Astuti dari UNY dan Dr. Hidayat Maruf dari UIN Antasari
Baubau (28/04/2025) – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendampingi pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) bagi program studi di lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kali ini, giliran Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK) yang menjalani proses asesmen lapangan dalam rangka reakreditasi, dengan menghadirkan dua asesor ahli dari perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 28 sampai dengan 29 April 2026 ini menghadirkan Asesor I, ibu Prof. Dr. Budi Astuti, M.Si., dosen senior dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Asesor II, bapak Dr. H. Hidayat Ma'ruf, M.Pd., dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Keduanya merupakan akademisi dan praktisi di bidang bimbingan dan konseling yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan mutu pendidikan dan akreditasi.
Asesmen lapangan merupakan tahapan krusial dalam proses akreditasi, di mana tim asesor melakukan verifikasi langsung terhadap kebenaran dan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan (Borang dan Laporan Evaluasi Diri) dengan kondisi riil di lapangan. Mulai dari kurikulum, kualifikasi dosen, sarana dan prasarana, layanan bimbingan, hingga capaian pembelajaran mahasiswa, semuanya menjadi objek penilaian yang mendalam.
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton hadir sebagai pendamping utama bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling sejak tahap persiapan awal. Berbagai kegiatan pra-asesmen telah dilakukan, seperti pendampingan penyusunan borang, simulasi wawancara, hingga pengecekan kelengkapan bukti fisik. “Kehadiran Lembaga Penjaminan Mutu bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memastikan seluruh unit di prodi siap menghadapi proses asesmen. Kami ingin Program Studi Bimbingan dan Konseling mampu menunjukkan performa terbaiknya dan meraih predikat akreditasi yang unggul,” ujar Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim asesor yang telah berkenan hadir di tengah padatnya aktivitas akademik. Beliau juga menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan cerminan dari komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan serangkaian kegiatan, antara lain :
Pemeriksaan dokumen dan bukti fisik, termasuk perangkat perkuliahan, skripsi mahasiswa, dan laporan penelitian dosen.
Wawancara dengan pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni dan pengguna lulusan.
Observasi sarana dan prasarana, seperti ruang perkuliahan, laboratorium mikro teaching, serta pusat layanan konseling kampus.
Tinjauan capaian pembelajaran dan luaran Tridharma Perguruan Tinggi yang telah dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling.
Ibu Prof. Dr. Budi Astuti, M.Si., dalam salah satu sesi diskusi menyampaikan bahwa Program Studi Bimbingan dan Konseling memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dalam merespons kebutuhan layanan bimbingan dan konseling di wilayah Indonesia Timur. Sementara itu, bapak Dr. H. Hidayat Ma'ruf, M.Pd., menambahkan bahwa sinergi antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan menjadi faktor kunci dalam menciptakan iklim akademik yang sehat dan produktif.
Kegiatan asesmen lapangan ini turut dihadiri oleh seluruh Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling, serta perwakilan mahasiswa dan alumni. Suasana berlangsung khidmat dan interaktif, dengan semangat kolaborasi yang tinggi dari seluruh civitas akademika.
Dengan berakhirnya rangkaian asesmen ini, seluruh dokumen dan rekomendasi dari tim asesor akan diolah lebih lanjut oleh BAN-PT atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) untuk menentukan peringkat akreditasi Program Studi Bimbingan dan Konseling ke depan. Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton optimis bahwa hasil yang diraih akan mencerminkan kerja keras dan komitmen seluruh civitas akademika dalam mewujudkan program studi yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing global.
“Semoga hasil asesmen ini membawa berkah dan kemajuan bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling, serta semakin memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Buton sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berbasis nilai-nilai keislaman di kawasan Timur Indonesia,”.