Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Kawal Akreditasi Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah, Fokus Sinkronisasi Data dan Pemenuhan Borang
Baubau (-2/07/2026) – Lembaga Penjaminan Mutu menggelar rapat evaluasi strategis bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Buton. Rapat ini digelar dalam rangka sinkronisasi data dan pemenuhan dokumen borang akreditasi untuk Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah (Hukum Keluarga Islam) Fakultas Agama Islam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Buton dalam menjaga dan meningkatkan kualitas institusi, sejalan dengan upaya mewujudkan akreditasi unggul dan reputasi internasional. Kehadiran Lembaga Penjaminan Mutu dalam rapat ini menegaskan peran sentral lembaga dalam memastikan setiap program studi memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun lembaga akreditasi mandiri.
Rapat yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Fakultas Agama Islam, Ketua Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah, Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fakultas Agama Islam, Ketua Unit Jaminan Mutu Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah beserta tim penyusun borang. Dalam arahannya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya akurasi data dan kelengkapan dokumen borang sebagai instrumen esensial dalam pengukuran kualitas institusi. Beliau menyatakan bahwa akreditasi bukanlah sekadar pemenuhan administrasi, melainkan cerminan dedikasi institusi dalam memberikan layanan pendidikan yang unggul dan relevan .
Fokus utama rapat ini adalah mengevaluasi kesesuaian data yang telah diinput dengan standar yang berlaku, serta mengidentifikasi celah atau kekurangan dalam dokumen borang. Proses ini mencakup telaah mendalam terhadap sembilan standar akreditasi, yang meliputi visi, misi, tujuan, strategi, tata pamong, mahasiswa, sumber daya manusia, hingga capaian tridharma perguruan tinggi .
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan rekomendasi strategis kepada tim penyusun borang. Hal ini sejalan dengan upaya Lembaga Penjaminan Mutu dalam membangun budaya mutu yang adaptif dan transparan melalui optimalisasi sistem penjaminan mutu. Rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat ini akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan kesiapan dokumen dan pemenuhan indikator kunci akreditasi .
Plh. Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Samsul Bahari, S.E., M.Si., dalam berbagai kesempatan sebelumnya, selalu menekankan bahwa peningkatan akreditasi merupakan strategi utama pengembangan kampus menuju perguruan tinggi unggul di Kawasan Timur Indonesia. Capaian akreditasi program studi lain di Universitas Muhammadiyah Buton, seperti predikat Baik Sekali untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Akreditasi Unggul untuk Program Studi Ilmu Hukum, menjadi motivasi sekaligus tolok ukur bagi Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah untuk terus berbenah.
Dengan adanya sinergi antara Lembaga Penjaminan Mutu, Fakultas, dan Program Studi, Universitas Muhammadiyah Buton optimis bahwa Program Studi Ahwal Asy-Syakhsiyah akan mampu memenuhi seluruh persyaratan akreditasi dan meraih hasil yang maksimal. Ini merupakan langkah nyata Universitas Muhammadiyah Buton dalam mewujudkan visi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan bereputasi internasional.