UM Buton
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Ikuti Sosialisasi Buku Pedoman Implementasi SPMI Secara Daring, Hadirkan Narasumber Ahli dari Kemendiktisaintek

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Ikuti Sosialisasi Buku Pedoman Implementasi SPMI Secara Daring, Hadirkan Narasumber Ahli dari Kemendiktisaintek

25 Jul 2026 Admin

Baubau (13/07/2026) – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan mengikuti kegiatan Sosialisasi Buku Pedoman Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Akademik yang digelar secara daring. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk memperkuat pemahaman dan penerapan SPMI di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Sosialisasi yang berlangsung ini menghadirkan jajaran narasumber yang merupakan para pakar dan penyusun langsung buku pedoman SPMI. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain bapak Drs. Widijanto S. Nugroho, M.Math., Ph.D., bapak Prof. Ir. Bambang Suryoatmono, Ph.D., IPU., bapak Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr., bapak Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, M.S., Ibu Dr. Ir. Setyo Pratiwi, M.Agr., dan bapak Dr. Ir. Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forest.Trop. Keenam narasumber tersebut tergabung dalam tim penyusun materi buku pedoman SPMI untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan akademik, vokasi, profesi, hingga pendidikan jarak jauh.

Dalam sambutannya, Direktur Pembelajaran dan Mahasiswa Kemendiktisaintek, bapak Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menegaskan bahwa SPMI merupakan instrumen strategis untuk mendongkrak kualitas perguruan tinggi secara berkelanjutan. "SPMI bukan sekadar sistem pengawasan, tetapi lebih dari itu, penerapannya secara konsisten mampu menumbuhkan dan mendorong terciptanya budaya mutu yang kuat dan mandiri di lingkungan perguruan tinggi," ujarnya. Beliau juga menjelaskan bahwa Buku Pedoman Implementasi SPMI dirancang sebagai panduan komprehensif untuk membantu perguruan tinggi merancang dan mengeksekusi sistem penjaminan mutu yang relevan dengan visi dan misi spesifik masing-masing kampus.

Kehadiran Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton dalam sosialisasi ini menjadi langkah strategis mengingat institusi di bawah naungan Muhammadiyah ini tengah gencar melakukan pembenahan dan peningkatan mutu. Sebelumnya, UM Buton telah menggelar diskusi informal mengenai Audit Mutu Internal (AMI) dengan tema "Mewujudkan UM Buton yang Unggul dan Bereputasi Internasional". Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., memberikan apresiasi kepada LPM yang dinilai memiliki semangat tinggi dalam menjalankan fungsinya. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton untuk terus menjalin kerjasama strategis dengan lembaga penjaminan mutu di perguruan tinggi lain dalam rangka benchmarking dan pertukaran praktik terbaik .

Dengan mengikuti sosialisasi ini, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton diharapkan dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang dipaparkan oleh para narasumber. Kehadiran para pakar seperti Prof. Nyoman Sadra Dharmawan dan Prof. L. Hartanto Nugroho yang juga kerap menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan SPMI dan AMI di berbagai kampus , menjadi nilai tambah bagi Universitas Muhammadiyah Buton untuk menyempurnakan implementasi SPMI di lingkup kampus. Hal ini sejalan dengan upaya Universitas Muhammadiyah Buton untuk tidak hanya mengejar akreditasi unggul, tetapi juga membangun reputasi di level nasional dan internasional melalui tata kelola mutu yang terstruktur dan berkelanjutan.