UM Buton
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Dampingi Penyusunan Borang Akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Dampingi Penyusunan Borang Akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam

20 Feb 2026 Admin

Baubau (18/02/2025) — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Buton kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas akademik melalui kegiatan pendampingan penyusunan borang akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Dosen Fakultas Agama Islam dan dihadiri oleh Tim LPM, Wakil Rektor I bidang Akademik, bapak Dr. Firman Alamsyah Mansyur, S.Pd., M.A., Dekan FAI, bapak Dr. La Jusu, M.A., Ketua Program Studi PAI, bapak Abdul Rahim, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Unit Jaminan Mutu, ibu Hj. Darmayanti, S.Pd.I., M.Pd., serta Dosen Program Studi PAI.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh dokumen akreditasi tersusun secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan standar penilaian yang berlaku. Dalam sesi tersebut, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., memberikan arahan teknis terkait pengisian borang, validasi data dukung, serta strategi penyajian informasi yang relevan dengan indikator penilaian akreditasi.

Suasana kegiatan berlangsung produktif dan interaktif, ditandai dengan diskusi antara tim pendamping dan pengelola program studi mengenai berbagai aspek penilaian, mulai dari kurikulum, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola program studi. Pendampingan ini juga menjadi momentum evaluasi internal guna memastikan kesiapan Program Studi Pendidikan Agama Islam menghadapi proses asesmen akreditasi.

Melalui kegiatan ini, Lembaga Penjaminan Mutu berharap Program Studi Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan kualitas dokumen akreditasi sekaligus memperkuat sistem penjaminan mutu internal. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah strategis universitas dalam mewujudkan program studi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional.

Kegiatan diakhiri dengan sesi umpan balik dan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah penyempurnaan dokumen sebelum diajukan pada proses akreditasi resmi.