Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton Dampingi Asesmen Lapangan Program Pasca Sarjana Magister Hukum, Hadirkan Dua Guru Besar dari Unhas dan Unram
Baubau (30/10/2025) – Lembaga Penjaminan Mutu turut mendampingi secara intensif pelaksanaan kegiatan Asesmen Lapangan Program Pasca Sarjana Magister Hukum (S2) Fakultas Hukum. Kegiatan visitasi yang berlangsung di Gedung Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton ini merupakan rangkaian penilaian akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dalam asesmen yang berlangsung pada 31 Oktober–1 November 2025 tersebut, Program Pasca Sarjana Magister Hukum menerima kunjungan dua orang asesor bereputasi nasional . Tim Asesor terdiri dari Asesor 1, bapak Prof. Dr. Syamsul Bachri, S.H., M.H. yang merupakan Guru Besar dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, dan Asesor 2, bapak Prof. Dr. H. Galang Asmara, S.H., M.Hum dari Fakultas Hukum Universitas Mataram.
Pendampingan yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton mencakup seluruh tahapan asesmen, mulai dari persiapan dokumen, verifikasi data dan borang akreditasi, hingga kelancaran sesi wawancara dengan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni dan pengguna lulusan. Proses asesmen ini bertujuan untuk menilai secara komprehensif berbagai aspek strategis program studi pascasarjana, mencakup tata kelola, kurikulum berbasis capaian pembelajaran, kualitas sumber daya manusia, serta luaran dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kehadiran dua asesor yang merupakan pakar di bidangnya mencerminkan komitmen BAN-PT dalam menjaga objektivitas dan kredibilitas proses akreditasi. Bapak Prof. Dr. Syamsul Bachri dikenal sebagai akademisi yang aktif dalam kajian hukum ketatanegaraan dan kelembagaan negara, sementara bapak Prof. Dr. H. Galang Asmara merupakan tokoh akademisi yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu hukum di kawasan Indonesia Timur.
Hasil dari asesmen lapangan ini kemudian mencatatkan capaian gemilang bagi Universitas Muhammadiyah Buton. Berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 8747/SK/BAN-PT/Ak/M/XII/2025, Program Studi Hukum Program Magister (S2) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton resmi meraih predikat Akreditasi Baik Sekali . Capaian ini merupakan peningkatan status dari sebelumnya terakreditasi B dan merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh sivitas akademika serta pendampingan maksimal dari Lembaga Penjaminan Mutu.
Ketua Program Studi Pasca Sarjana Magister Hukum, ibu Dr. Rizki Mustika, Suahrtono, S.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa predikat Baik Sekali ini menjadi modal penting bagi pengembangan program magister hukum ke depannya.
“Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk memperkuat Riset Publikasi Ilmiah dan Peningkatan Kerjasama di tingkat Nasional dan Internasional,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Edy Nurcahyo, S.H., M.H., berharap capaian ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton.
“Akreditasi Baik Sekali ini menjadi tanggung jawab moral bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat jejaring, serta menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, adab, dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini. Beliau menegaskan bahwa capaian ini merupakan rangkaian kabar gembira dalam bidang akreditasi yang diterima UM Buton dalam satu bulan terakhir, setelah sebelumnya Program Studi Pendidikan Agama Islam meraih Akreditasi Baik Sekali dan Program Studi Ilmu Hukum S1 meraih Akreditasi Unggul.
“Ini adalah anugerah sekaligus amanah besar bagi Universitas Muhammadiyah Buton. Semoga capaian ini semakin mengokohkan posisi Universitas Muhammadiyah Buton sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang konsisten menjaga mutu akademik dan pengembangan keilmuan yang berorientasi pada nilai-nilai Islam Berkemajuan,” ujarnya.