Lembaga Penjaminan Mutu Hadiri Rapat Program Kerja & Anggaran Universitas Muhammadiyah Buton Tahun 2027
Baubau (10/09/2026) – Lembaga Penjaminan Mutu turut serta dalam Rapat Program Kerja dan Anggaran Universitas Muhammadiyah Buton Tahun 2027 yang digelar di Aula Gedung Korea. Rapat ini merupakan agenda strategis tahunan dalam rangka menyusun arah kebijakan, target kinerja, serta alokasi anggaran seluruh unit kerja di lingkungan universitas.
Rapat tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., beserta jajaran Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Ketua Unit Kerja, dan Ketua Program Studi di lingkup UM Buton. Kehadiran LPM dalam forum ini menegaskan komitmen lembaga tersebut dalam memastikan setiap program kerja dan anggaran yang disusun selaras dengan standar mutu pendidikan tinggi serta visi dan misi universitas.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, ibu Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan bahwa penyusunan program kerja dan anggaran tahun 2027 harus mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antarunit, termasuk peran LPM dalam mengawal mutu setiap kegiatan yang direncanakan.
"Setiap program yang kita susun harus memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. LPM memiliki peran krusial untuk memastikan bahwa standar mutu tidak hanya menjadi dokumen, tetapi diimplementasikan dalam setiap langkah," ujar Rektor.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Buton, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa pihaknya akan aktif melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap rencana program kerja setiap unit. Menurutnya, rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan indikator kinerja dengan standar nasional pendidikan tinggi.
"Kami akan memastikan bahwa setiap program kerja yang diajukan oleh fakultas, biro, lembaga, dan program studi telah memenuhi aspek mutu, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Ini bagian dari upaya kita bersama menuju akreditasi yang unggul," jelasnya.
Rapat ini juga membahas sejumlah agenda prioritas, seperti peningkatan kapasitas dosen, penguatan penelitian dan publikasi ilmiah, pengembangan sarana dan prasarana, serta digitalisasi layanan akademik. Seluruh peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan dan masukan terkait rancangan program kerja dan anggaran masing-masing unit.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan rekomendasi bersama yang akan menjadi dasar dalam penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UM Buton Tahun 2027. LPM berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program tersebut demi terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang bermutu, transparan, dan akuntabel.