Lembaga Penjaminan Mutu Hadiri Rapat Evaluasi Borang Akreditasi Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Buton
Baubau (31/01/2026) — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Buton menghadiri rapat evaluasi borang akreditasi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang dilaksanakan di ruang rapat fakultas. Kegiatan ini diikuti oleh Tim LPM, Dekan FEB, bapak Dr. I Wayan Sujana, S.E., M.Si., Wakil Dekan I bidang Akademik dan Keuangan, ibu Dr. Dewi Mahmuda, S.E., M.Acc. Ak, Ketua Gugus Penjaminan Mutu FEB, ibu Endang Tri Pratiwi, S.E., M.S.A., Ak. CPMA, Ketua Unit Jaminan Mutu Program Studi Manajemen, bapak Ahmad Daholu, S.E., M.M., serta Dosen dan Tim Penyusun Dokumen Akreditasi Program Studi Manajemen.
Rapat evaluasi tersebut bertujuan untuk menelaah kelengkapan dan kesesuaian dokumen borang akreditasi dengan standar penilaian yang berlaku. Dalam kesempatan ini, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., memberikan masukan konstruktif terkait struktur penyusunan laporan, keakuratan data dukung, serta konsistensi narasi yang disajikan agar selaras dengan indikator penilaian akreditasi.
Diskusi berlangsung aktif dan produktif dengan membahas berbagai komponen penting, seperti tata kelola program studi, kualitas sumber daya manusia, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta capaian luaran tridarma. Evaluasi bersama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan Prodi Manajemen dalam menghadapi proses asesmen akreditasi.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, bapak Dr. Suardin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan lembaga dalam rapat evaluasi merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperkuat sistem penjaminan mutu internal serta mendukung peningkatan kualitas program studi secara berkelanjutan. Melalui sinergi antara Lembaga Penjaminan Mutu dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, diharapkan Program Studi Manajemen mampu menghasilkan dokumen akreditasi yang komprehensif dan memperoleh hasil penilaian yang optimal.
Rapat ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah penyempurnaan dokumen sebelum diajukan ke tahap penilaian berikutnya.